Dorong Produktivitas Padi, BRMP Jambi Perkuat PM-AAS di Tanjung Jabung Timur
TANJUNG JABUNG TIMUR – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi mengikuti sosialisasi Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) dan pembinaan Brigade Pangan di BPP Geragai, Kamis (29/10). Hadir Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Sunarno, S.P., M.Si., Kepala Bidang Penyuluhan, Ediyal, S.P., LO BRMP Jambi, Husnul Ardi, S.P., M.Si., penyuluh pendamping Ukie Khairani M., S.P., Bapeltan Jambi, Katimker penyuluh kabupaten, Koordinator Penyuluh, PPL, POPT, Brigade Pangan Sumber Sejahtera, dan kelompok tani pelaksana. Dalam sambutannya, Sunarno menjelaskan bahwa PM-AAS menargetkan peningkatan produktivitas sawah dari sekitar 4–5 ton menjadi 10 ton per hektare melalui intensifikasi budidaya dan mekanisasi. Di Geragai, program ini akan dilaksanakan oleh dua kelompok tani. Ia juga menekankan validasi data e-RDKK, kecukupan pupuk, serta pengelolaan lahan oleh Brigade Pangan dengan sistem bagi hasil yang transparan.
Dalam sosialisasi, Husnul memaparkan prinsip PM-AAS yang harus dilaksanakan, meliputi tanam rapat dalam barisan, efisiensi sumber daya, mekanisasi, pengelolaan berbasis korporasi, intensifikasi produksi, dan penyesuaian teknologi dengan kondisi lokasi. Target PM-AAS Tanjung Jabung Timur seluas 3.559 hektare dengan realisasi tanam sekitar 600 hektare dan penyelesaian bertahap hingga Desember 2026. Dukungan sarana produksi mencakup kebutuhan benih hingga 70 kilogram per hektare melalui pupuk bersubsidi, serta rencana bantuan pestisida dan herbisida pada November. Husnul juga mengangkat capaian PM-AAS di Desa Rawa Medang, Tanjung Jabung Barat, sebesar 10,2 ton per hektare sebagai pembelajaran bagi petani. Selanjutnya, Hidayat, S.E., M.M., dari Bapeltan Jambi menyampaikan materi penumbuhkembangan brigade pangan 2026, sedangkan Ediyal menyampaikan penguatan PM-AAS dan pentingnya optimalisasi potensi lahan untuk mencapai produktivitas 10 ton per hektare.
Sebagai dukungan pelaksanaan program, BRMP Jambi menyerahkan drum seeder dan lima unit pipa Alternate Wetting and Drying (AWD) kepada Ketua Tim Kerja Penyuluh Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Sinergi antara BRMP Jambi, pemerintah daerah, Bapeltan, penyuluh, Brigade Pangan, dan kelompok tani diharapkan mempercepat pelaksanaan PM-AAS sesuai kondisi lahan dan jadwal tanam, meningkatkan produktivitas padi, serta mendorong peningkatan pendapatan petani. (PS)